Senin, 09 Maret 2009

JET LAG


Jet lag (juga dieja jetlag atau jet-lag) adalah sebuah kondisi psikologis akibat perubahan ritme circadian. Perubahan tersebut disebabkan oleh kerja shift, perjalanan melewati meridian, atau panjangnya hari yang berubah. Kondisi ini dipercayai sebagai akibat dari terganggunya putaran terang/gelap yang mengubah periode ritme circadian tubuh. Dia dapat diperburuk oleh faktor lingkungan.

Gejala-gejala jet lag ialah:

  • Lesu
  • Grogi
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Insomnia atau pola tidur yang sangat tidak teratur
  • Dehidrasi dan kehilangan nafsu makan
  • Mudah terganggu
  • Tidak rasional
Jet lag adalah gejala-gejala insomnia, mengantuk dan letih di siang hari,
selera makan menurun, pusing, dan beberapa gangguan psikologis, seperti
mudah marah, mengalami disorientasi, dan lesu. Gejala-gejala ini diakibatkan
kacaunya siklus biologis tubuh, terutama berubahnya siklus bangun dan
tidur, yang disebabkan seseorang melakukan penerbangan jarak jauh selama
lebih dari enam jam, apalagi bila melintasi lebih dari 3 garis waktu.
Penerbangan jarak jauh mengakibatkan berubahnya ritme bangun dan tidur anda.
Hal ini diperparah dengan kondisi pesawat terbang yang cenderung kering, dan
keadaan tubuh yang kejang atau berdiam selama berjam-jam pada tempat duduk.
Bila anda akan atau sering melakukan penerbangan jarak jauh, anda perlu
menyusun strategi agar bisa terhindar dari gejala-gejala jet lag. Dengan
demikian penerbangan anda menjadi produktif dan tidak mengganggu aktivitas
anda setiba di tempat tujuan.

1--Persiapkan diri sebelum keberangkatan
Pelajari perubahan waktu di tempat tujuan, lalu mulailah secara
berangsur-angsur menyesuaikan pola makan dan tidur anda dengan waktu di
tempat tujuan. Jaga tubuh agar tetap segar dengan berolahraga, cukup tidur
dan makan. Usahakan untuk meminimalkan stress dan gangguan mental lain.
Jadikan penerbangan ini menyenangkan.

2--Sebelum dan selama penerbangan minum air lebih banyak
Atmosfer kabin pesawat yang kering cenderung membuat anda mengalami
dehidrasi. Sebelum dan selama penerbangan usahakan minum air lebih banyak
dari biasanya. Bawalah sebotol air mineral yang bisa anda konsumsi
sewaktu-waktu. Menjaga agar tubuh tidak kekurangan air adalah kunci
mengatasi jet lag.

3--Jangan minum alkohol dan merokok
Alkohol memperburuk keadaan dehidrasi. Semakin banyak anda minum alkohol,
semakin buruk kondisi tubuh anda. Demikian juga, hindari merokok selama
penerbangan.

4--Sesuaikan jam tangan anda
Ini saran yang diberikan oleh mereka yang sering melakukan perjalanan jauh;
sesuaikan jam tangan anda dengan waktu tujuan. Ini membantu anda secara
psikologis untuk mempersiapkan jam tubuh sesuai dengan tempat tujuan,
sehingga memudahkan anda mengatur tubuh selama perjalanan.

5--Sesuaikan kegiatan anda selagi dalam penerbangan
Bila anda tiba di tempat tujuan pada pagi hari, jadikan penerbangan anda
sebagai jam malam untuk tidur senyenyak mungkin. Ini akan membuat anda
segar dan siap bekerja setiba di tempat tujuan. Persiapkan diri agar bisa
tidur dalam pesawat. Sebaliknya, bila anda akan tiba di tempat tujuan pada
malam hari, perbanyak aktivitas bangun anda, misal dengan berolahraga atau
bergerak dalam kabin pesawat, dan cukupkan tidur.

6--Segera melakukan kegiatan sesuai waktu di tempat tujuan
Begitu anda tiba di tempat tujuan, segera melakukan aktivitas makan, tidur
dan kegiatan lain sesuai dengan tempat tujuan. Bila anda tiba pagi hari,
segera beraktivitas sebagaimana pagi hari. Sebaiknya anda tiba satu hari
sebelum acara, agar anda mempunyai cukup waktu untuk menyesuaikan diri
serta membayar hutang tidur anda.

7--Carilah sinar matahari
Cahaya matahari membantu menyesuaikan jam biologis anda. Jika anda bepergian
dari barat ke timur, cahaya matahari pagi akan memajukan jam biologis anda
yang membuat anda memajukan jam tidur di malam hari. Sebaliknya, jika anda
bepergian dari timur ke barat, cahaya matahari sore akan memundurkan jam
bilogis anda.

8--Perhatikan makanan anda
Makanan yang mengandung protein membantu anda terjaga di siang hari.
Sedangkan makanan yang mengandung karbohidrat membantu anda cepat jatuh
tidur di malam hari.

9--Berhati-hatilah dengan konsumsi obat-obatan
Ada beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa jet lag bisa diatasi dengan
hormon tubuh Melatonin. Namun sebelum anda mengkonsumsi obat-obatan,
termasuk obat tidur, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter pribadi
anda.
(Sumber : mbak dewi)

Rabu, 18 Februari 2009

Refreshing bersama Bom-bom Car


Bagiku, Sabtu dan Minggu adalah hari yang menyenangkan sekaligus melelahkan dan menjenuhkan. Menyenangkan, karena di hari tersebut aku bisa membagi penuh perhatian dan kasih sayangku pada Nasywa dan Rafi. Melelahkan dan menjenuhkan, karena di hari tersebut pula aku merasakan betapa penatnya melayani keinginan Nasywa dan Rafi yang terkadang membuat kontrol emosiku naik turun. (Sabar buu….pengennya sih). Menurutku selisih usia 4 tahun antara Nasywa n Rafi sudah cukup dan tidak akan menimbulkan masalah diantara keduanya. Kupikir Nasywa akan bisa lebih mengalah pada Rafi ketika mereka bermain bersama, tapi kenyataannya?? Terkadang Nasywa masih sulit diberi pengertian, namun terkadang pula Rafi ingin memperlihatkan ego nya yang harus dipenuhi saat itu juga. (Baru punya 2 generasi aja dah kayak gini, pusing ahh..). Libur 2 hari kok malah pusing, langsung aja aku ajak ayah jalan-jalan dan pilihan obyeknya aku serahkan pada Nasywa. Spontan Nasywa memilih permainan bombomcar di Giant Margorejo dan Nasywa pengen banget aku yang nyetir, (wualaahhh..mampus deh kalo aku harus nemenin kesana). Alamaak, aku kan belum bisa nyetir mobil beneran n gak ngebayangin nanti di play areanya bombomkar mesti gimana. Nekat aja deh n liat sikon sekalian ngumpulin nyali dulu supaya bisa menikmati permainan pilihan Nasywa ini.

Nyampe lokasi, wuihh rame banget n playernya dominan anak-anak kira-kira usia 7 – 15 tahun, malu banget ya nanti klo udah nekat beli tiket n ternyata gak bisa pegang kendali setir. Berkali-kali Nasywa merayu supaya aku nemenin (Kata Nasywa : Ayo bunda temenin aku, nanti kita balapan sama ayah dan Rafi). Ya udah deh nak hayoo.. meskipun dalam hati terasa berat.

Ayah dah beli tiket untuk 2 unit bombomkar, mau gak mau deh aku harus mau sekalian menguji myali untuk edisi pertama (ndeso banget sih buu…hihihi..). Asli, perasaanku waktu itu degdegan plus tegang karena baru kali ini aku mencoba permainannya. (Kata Nasywa, ayo bunda kejar ayah n dhek Rafi). Bukannya aku berhasil mengejar mobil si ayah tapi malah nabrak pembatas play areanya, hmm tapi untunglah si mas penjaganya dengan senang hati bersedia membantuku (makasih ya mas, maklum lah wong ndeso, hehehe..). Ternyata lama-lama aku merasa permainan ini asyik juga, hehehe jadi ketagihan deh kalo dah nyoba sekali, pengen lagi, lagi dan lagi, gak terasa waktu permainan habis..Waktunya kembali ke rumah n lumayan bombomkar dah bisa membuatku fresh dan sedikit mengurangi kepenatanku mengurus anak-anak di rumah. (Makasih ya ayah, dah bersedia jadi sponsor untuk refreshing kali ini)

Selasa, 10 Februari 2009

JIKA BAYI ALERGI SUSU SAPI

Jika Bayi Alergi Susu Sapi
KHUSUS: Untuk bayi yang tidak bisa memperoleh Air susu ibu dan alergi susu sapi biasa, bisa menggunakan susu formula asam amino atau susu formula protein hidrolisat ekstensif.

JAKARTA-- Memberikan air susu ibu (ASI) pada bayi merupakan yang terbaik. Namun, bagaimana jika pemberian ASI tidak memungkinkan dan bayi mengalami alergi susu formula yang terbuat dari susu sapi? Tentu hal tersebut akan membingungkan orangtua.

Biasanya gejala alergi ditandai dengan mencret, muntah, sembelit, buang air besar berlendir dan berdarah. Terkadang, dibarengi dengan batuk pilek, dan yang paling parah muncul gejala syok anafilaksis.

Untuk memastikannya, coba hentikan pemberian susu formula yang terbuat dari susu sapi itu selama dua hingga empat minggu. Setelah itu, coba berikan susu lagi. Jika terjadi reaksi yang sama, berarti benar bayi alergi susu sapi.

Menurut dr. Badriul Hegar,Sp.A (K) dari Divisi Gastroenterologi, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/RSUPN Ciptomangunkusumo, untuk bayi yang mengidap alergi susu sapi, ada dua jenis susu khusus yang bisa diberikan. Susu khusus itu adalah susu formula asam amino atau susu formula protein hidrolisat ekstensif.

"Untuk bayi di bawah enam bulan, makanan utamanya kan susu. Kalau ibunya sulit memberikan ASI maka mau tak mau harus menggunakan susu khusus," kata dr. Hegar, yang kerap menangani bayi dengan masalah pencernaan.

Susu formula protein hidrolisat ekstensif adalah jenis susu yang sudah mengalami proses pemecahan protein. Beberapa protein yang menyebabkan alergi dipisahkan agar tidak ikut terkonsumsi bayi.

Lalu, apa yang dimaksud susu formula asam amino? Susu itu merupakan produk susu yang sudah menjalani proses lebih panjang lagi. Dalam proses itu diketahui bahwa kandungan dalam susu sapi yang benar-benar berguna untuk tubuh bayi adalah asam amino. Sehingga dibuatlah susu berbahan dasar asam amino yang mengandung protein dalam bentuk sederhana.

Idealnya, kata dr Hegar, bayi yang mengidap alergi susu sapi mengonsumsi susu formula asam amino ketimbang susu formula protein hidrolisat ekstensif. Dalam terapi, penggunaan susu formula protein hidrolisat ekstensif masih ditemukan kegagal an sekitar 10 sampai 30 persen.

"Rasa susu asam amino juga lebih enak di banding dengan susu hidrolisat," katanya.

Hanya saja, harga susu formula asam amino memang lebih mahal. Karena itu, untuk tahap awal terapi, dapat digunakan susu formula protein hidrolisat ekstensif. Jika menunjukkan hasil yang positif, bisa diteruskan. Tapi jika tidak, sebaiknya segera diganti dengan susu formula asam amino. Namun pada kasus alergi susu sapi yang berat, ditandai dengan syok anafilaksis, susu formula asam amino sebaiknya digunakan sejak awal.

Dengan susu khusus tersebut, kondisi usus bayi bisa diperbaiki dalam waktu dua hari. "Setelah dua minggu, usus sudah bisa berfungsi normal.

Bagaimana dengan susu kedelai, tepatkah diberikan untuk bayi yang mengidap alergi susu sapi? Hal tersebut menurut dr Hegar kurang dianjurkan. "Sebab ditemukan sebanyak 30 sampai 40 persen bayi penderita alergi susu sapi juga alergi terhadap susu kedelai," tuturnya

Pada prinsipnya untuk mengatasi alergi maka si penderita harus dijauhkan dari alergen (bahan-bahan pemicu alergi). Artinya, pada bayi yang mengidap susu sapi, maka menjauhkan dia dari makanan berbahan susu sapi bisa membantu mengurangi alergi.

Satu hal lagi yang patut dicatat, kasus alergi susu umumnya akan hilang saat anak berusia satu tahun ke atas atau sudah berusia 15 tahun. Menurut data, sebanyak 56 persen bayi yang se belumnya menderita alergi susu, su dah menjadi toleran ketika berumur satu tahun. Sedangkan pada umur 15 tahun, 95 persen anak sudah tidak menderita alergi susu lagi.
Sumber : By Republika Newsroom
Jumat, 09 Januari 2009 pukul 11:39:00

Senin, 09 Februari 2009

Ragam Fauna Kupu-kupu, Penyokong Keanekaragaman Flora Hutan

Mengutip artikel dari Indonesian Magazine,


DALAM taksonomi kupu-kupu termasuk sub ordo Rhopalocera ordo Lepidoptera . Ordo Lepidoptera termasuk diantaranya kupu-kupu mempunyai kepentingan ekonomik yang besar di negara-negara tropik maupun subtropik. Kupu-kupu mempunyai alat mulut penghisap nektar bunga, meski ada juga jenis yang tidak pernah mengunjungi taman bunga dan lebih suka makan getah tumbuhan, bagian hewan yang membusuk, atau materi organik lainnya. Sedangkan larvanya pemakan tumbuh-tumbuhan beberapa di antaranya berperan sebagai hama penting pada tanaman budidaya .

Ciri-ciri khas kupu-kupu adalah mempunyai dua pasang sayap membranus, tertutup sisik dan biasanya warnanya menarik, cemerlang dengan pola yang teratur. Sisik-sisik pada sayap mudah terlepas seperti debu bila terpegang dan tidak mempunyai frenulum . Kebanyakan tubuh dan tungkainya tertutup dengan sisik-sisik, sungut ramping dan menjendol pada ujungnya.

Di dunia terdapat lebih kurang 20.000 spesies kupu- kupu, dengan Brasil sebagai pemilik keragaman jenis terbanyak. Maklum, Brasil punya hutan hujan tropis Amazon yang memang luar biasa kandungan flora dan faunanya.

Namun, Indonesia sebenarnya tidak kalah. Justru karena terdiri lebih dari 17.000 pulau, ada pemisahan habitat kupu- kupu sehingga makin tinggi ragamnya. Dengan sekitar 2.500 jenis kupu-kupu, Indonesia menjadi negara kedua pemilik kupu-kupu terbanyak di dunia, 50 persennya adalah kupu-kupu endemik yang berarti hanya ada di tempat itu.

Kupu-kupu berkaitan erat dengan lingkungan. Tidak hanya karena lingkungan yang rusak membuat populasi kupu- kupu berkurang, tetapi tanpa kupu-kupu, hutan juga berkurang keanekaannya. Pasalnya, kupu-kupu seperti halnya serangga lain dan kelelawar membantu penyerbukan tanaman yang menjaga dinamika hutan.

Bekantan KBS Diisolasi Untuk Dikirim ke Jepang


10/02/09 13:29
Surabaya (ANTARA News) - Kebun Binatang Surabaya (KBS) mulai mengarantina lima bekantan (sejenis kera) yang akan dikirim ke Kebun Binatang Yokohama Jepang dengan status dipinjamkan.
"Saat ini kelima bekantan itu sudah dikandangkan sendiri atau diisolasi dan terus dalam pengawasan intensif tim dokter di KBS," kata Kasi Humas KBS, Agus Supangkat di Surabaya, Selasa.
Ia mengemukakan, pihaknya berharap agar saat dikirim, kelima satwa langka itu betul-betul dalam kondisi sehat sehingga tidak menimbulkan masalah di negara Sakura tersebut. Meskipun di KBS sudah diisolasi, katanya, namun kelima satwa asal Pulau Kaget, Kalimantan itu masih harus menjalani proses karantina kembali di Taman Safari Indonesia (TSI) Bogor. TSI Bogor memiliki fasilitas karantina yang diakui oleh Jepang. Hal itu diakui oleh Koordinator Bidang Humas dan Hubungan Antarlembaga Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI), Singky Soewadji yang menyebutkan bahwa Jepang sangat ketat dalam menerima kiriman satwa dari luar negeri. "Fasilitas karantina di TSI Bogor itu adalah satu-satunya di Indonesia yang diakui oleh Jepang. Jepang itu sangat ketat. Ada kutu saja satwa itu tidak akan diterima. Jadi, saat dikirim betul-betul bersih dan sehat," katanya.
Menurut dia, paling lambat kelima bekantan itu dikirim ke TSI Bogor, 15 Februari 2009. Di TSI, satwa itu akan menjalani karantina sekitar satu bulan.
Ia mengemukakan, pengiriman bekantan itu dengan sistem pinjam, bukan tukar menukar. Dengan cara itu, dua bekantan jantan dan tiga betina itu sewaktu-waktu bisa diminta kembali dan anak hasil perkawinan mereka akan dibagi dua, antara Indonesia dengan Jepang. "Dengan cara itu, kita tidak dirugikan karena Indonesia masih akan mendapatkan anak-anak bekantan, termasuk induknya," kata mantan atlet berkuda itu. Ia mengemukakan, di KBS saat ini ada sekitar 50 ekor bekantan, sedangkan di habitatnya, yakni Pulau Kaget sudah sangat langka, apalagi di pulau itu pernah terjadi kebakaran.

SUSAHNYA MENJADI GURU

(kika berdiri): guru SMPN 1 Gresik, Tanti, Alm. Sumiati, Desti, Aku, Saras, guru SMPN 1 Gresik
(kika jongkok): Agun, Sinung, Syam, Fajar

Meskipun kedua orang tuaku memiliki basic untuk menjadi seorang pendidik, pengajar dan pemberi materi kepada anak-anak di sekolah (Bapakku dulunya guru seni rupa dan musik tapi sekarang sudah purna tugas, ibuku guru di sebuah TK di Ngawi), namun bagiku hal itu bukanlah suatu profesi yang aku inginkan dan aku cita-citakan. Aku merasa betapa sulitnya menjadi guru karena aku juga merasa tidak memiliki kriteria seperti mampu berkomunikasi, percaya diri, menguasai materi, berwawasan luas dan mungkin masih banyak kriteria lagi. Sebenarnya dari awal aku duduk di bangku SMP, aku berangan-angan ingin menjadi seorang psikolog, entah kenapa waktu itu tiba-tiba saja muncul keinginan tersebut. (Ahh, dilalui aja jalan hidup ini, manusia hanya bisa berencana, Allah pun yang akan menentukan semuanya).

Ternyata keinginanku menjadi seorang psikolog memang benar tidak tercapai karena saat ini aku malah menjadi seorang PNS di Departemen Kehutanan, tepatnya di Balai Besar KSDA Jatim. Di tempat inilah juga aku memiliki pengalaman pertama menjadi pemberi materi yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya.

Flash back dulu yaa..
Pada tahun 2004, Balai KSDA Jatim I (sekarang berganti menjadi Balai Besar KSDA Jatim karena restrukturisasi & reorganisasi instansi), mempunyai kegiatan Pengembangan Bina Cinta Alam di SMPN 1 Gresik. Biasanya kegiatan ini dilakukan melalui pemberian materi tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya (KSDAH & E) kepada beberapa siswa di luar jam sekolah. Pemberi materi waktu itu berasal dari instansi kita sendiri dan terdiri dari beberapa orang antara lain Atik Saraswati, Alm. Sumiati, Syam Hendrawan, Fajar Dwi Nur Aji dan aku sendiri. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahunnya, karena kita yakin bahwa penanaman pengetahuan tentang konservasi yang dilakukan sejak dini, secara tidak langsung akan memberikan dampak positif terhadap kelestarian hutan dan alam Indonesia. Waktu itu kita sengaja mencari sasaran sekolah yang memiliki siswa-siswa berpotensi agar materi yang akan kita sampaikan nanti bisa lebih mudah dimengerti dan dipahami. (Gak sia-sia gitu loh kita cuap-cuap di depan kelas).

Saat itu bagiku adalah pengalaman perdana dan pertama menjadi seorang pengajar, meskipun hanya sesaat. Kalau gak salah materi yang aku berikan adalah tentang Dasar-dasar KSDAH & E (sengaja sih pilih materi yang ringan). Awal pembukaan masih agak grogi (untung saja yang dikasih materi hanya anak-anak SMP, kalo mahasiswa gimana yaa??), tapi lama-lama biasa aja. Selesai memberikan materi langsung masuk ke session tanya jawab, wuuiihh aje gilee..gak nyangka ternyata anak-anak di SMPN 1 Gresik TOP BGT, cerdas, kreatif pemikiran dan kritis. Aku lupa sih waktu itu mereka bertanya dan berpendapat apa saja, cuma yang jelas mereka sudah sangat memahami arti dan definisi dari konservasi Indonesia. Semoga mereka tidak hanya memahami secara teori saja namun diharapkan mereka juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehingga hutan dan alam Indonesia selalu terjaga kelestariannya.

Rabu, 21 Januari 2009

PANDUAN UMUM BERAT BADAN ANAK

Mengutip artikel dari an ordinary mother, semoga dapat memberi manfaat untuk pembaca sekalian :

PANDUAN UMUM UNTUK BERAT BADAN ANAK-ANAK








Usia

berat badan rata-rata (kg)

batas bawah
(kg)

batas atas
(kg)

bayi baru lahir cukup bulan


3,5

2,75

4,25

3 bulan

6,6 (laki-laki)
5,75 (perempuan)

5,1 (laki-laki)
4,8 (perempuan)

7,75 (laki-laki)
7 (perempuan)

6 bulan

8,6 (laki-laki)
8 (perempuan)

7,25 (laki-laki)
6,6 (perempuan)

10 (laki-laki)
9,25 (perempuan)

9 bulan

10,1 (laki-laki)
9,5 (perempuan)

8,85 (laki-laki)
7,5 (perempuan)

11,5 (laki-laki)
10,75 (perempuan)

12 bulan

11,25 (laki-laki)
10,5 (perempuan

9,85 (laki-laki)
9 (perempuan)

12,75 (laki-laki)
12 (perempuan)

18 bulan

12,6 (laki-laki)
12 (perempuan

11 (laki-laki)
10,75 (perempuan)

14,5 (laki-laki)
13,5 (perempuan)

2 tahun

13,85 (laki-laki)
13,25 (perempuan)

12 (laki-laki)
11,25 (perempuan)

15,75 (laki-laki)
15 (perempuan)

4 tahun

18,5 (laki-laki)
17,5 (perempuan)

15,5 (laki-laki)
15 (perempuan)

21,5 (laki-laki)
20,85 (perempuan)

6 tahun

22,5 (laki-laki)
22 (perempuan)

19 (laki-laki)
18,5 (perempuan)

26,5 (laki-laki)
26,5 (perempuan)

8 tahun

27,5 (laki-laki)
27,5 (perempuan)

24 (laki-laki)
22,5 (perempuan)

34 (laki-laki)
35 (perempuan)

10 tahun

34 (laki-laki)
35,5 (perempuan)

28 (laki-laki)
28,5 (perempuan)

45 (laki-laki)
49 (perempuan

12 tahun

44 (laki-laki)
46 (perempuan)

35 (laki-laki)
36 (perempuan)

56 (laki-laki)
61,5 (perempuan)

14 tahun

56 (laki-laki)
55 (perempuan)

45 (laki-laki)
45 (perempuan)

72,5 (laki-laki)
72,5 (perempuan)